Ingin Latih Timnas Indonesia, Pelatih Asal Inggris Dikabarkan Tolah Tawaran Honduras dan Jamaika

Ingin Latih Timnas Indonesia, Pelatih Asal Inggris Tolak Tawaran pinangan calon peserta Piala Dunia 2026

Pelatih timnas Kanada asal Inggris, John Herdman (tengah), memberikan tepuk tangan kepada Kroasia setelah pertandingan Grup F Piala Dunia 2022 antara Kroasia Vs Kanada di Stadion Internasional Khalifa, Doha, pada 27 November 2022.

© ANNE-CHRISTINE POUJOULAT/AFP

BentengNews.com--SUPERBALL.ID - Calon pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dikabarkan menolak tawaran dari dua tim demi menangani Skuad Garuda. Baru-baru ini, tersiar kabar bahwa PSSI akan segera mengumumkan sosok pelatih anyar tim Merah-Putih.

Paling lambat, Jay Idzes dkk sudah mengetahui sosok pelatih anyar mereka pada Januari mendatang.

Kabarnya, kini sudah ada dua nama yang akan dipilih oleh PSSI. Dua nama yang dikabarkan akan menjadi pelatih timnas adalah John Herdman dan Giovanni van Bronckhorst.

Saat ini, Van Bronckhorst masih memiliki pekerjaan di Inggris. Ia berstatus sebagai asisten Arne Slot di Liverpool FC. Sementara Herdman untuk saat ini masih menganggur usai meninggalkan jabatannya di Toronto FC pada 2024 lalu.

Menariknya, Herdman menjadi salah satu kandidat yang cukup serius untuk menangani Idzes dkk. Melansir dari salah satu media asing yakni Diez, pelatih berusia 50 tahun itu dikabarkan didekati oleh dua tim lain.

Kedua tim lain tersebut adalah Timnas Honduras dan Timnas Jamaika. Rekam jejak eks pelatih Timnas Kanada tersebut membuat publik Honduras kagum. Mereka sangat menghargai apa yang sudah dicapai Herdman bersama The Canucks.

Pada saat menangani Alphonso Davies dkk, ia berhasil mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya sejak 1986, Kanada akhirnya mentas lagi di Piala Dunia. Tepatnya, mereka mentas di Piala Dunia 2022 lalu yang berlangsung di Qatar.

Meski dielu-elukan di Honduras, Herdman masih belum menerima tawaran itu. "Di Honduras, Herdman membangkitkan antusiasme di kalangan penggemar dan pers sebagai favorit untuk menggantikan Reinaldo Rueda sebagai pelatih tim nasional," tulis laporan tersebut.

"Penggemar Honduras menghargai pengalamannya dalam kampanye kualifikasi yang menuntut untuk menghidupkan kembali proyek Piala Dunia 2026." "Namun, kemajuan negosiasi bersama Indonesia menutupi skenario ideal ini," lanjut laporan tersebut.

Lalu, ia juga mendapat tawaran dari Timnas Jamaika untuk menjadi pelatih kepala. Ia diharapkan menjadi suksesor dari Steve McClaren yang tiba-tiba mengundurkan diri. Jamaika memang harus segera mencari pelatih kepala baru.

Sebab, mereka masih harus berjuang untuk merebut tiket ke Piala Dunia 2026 lewat jalur kualifikasi antarbenua. Lagi dan lagi, Herdman menolak tugas penting tersebut. Ia bersikukuh untuk menunggu kepastian dari PSSI agar bisa menangani Timnas Indonesia.

"Manajer asal Inggris itu hampir kembali ke CONCACAF setelah negosiasi dengan Jamaika, menyusul pengunduran diri Steve McClaren." 

"Federasi Jamaikan mempertimbangkannya untuk babak play-off antarbenua untuk Piala Dunia 2026."

"Tetapi Herdman menolak tawaran itu dan memprioritaskan Indonesia." "Bab ini menyoroti ambisinya di kawasan tersebut," tegas media itu.(*)