MAKASSAR,BENTENGNEWS.COM – Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) sukses memborong sejumlah penghargaan bergengsi dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Minggu (29/3/2026).
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Sidrap, Nur Kana’ah hadir langsung menerima apresiasi atas capaian ekonomi dan kebersihan lingkungan yang diraih.
Kabupaten Sidrap mencatatkan prestasi gemilang di sektor ekonomi. Berdasarkan data terbaru, Sidrap berhasil menempati posisi pertama di Sulawesi Selatan untuk nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tertinggi.
Tidak hanya di level regional, performa ekonomi Bumi Nene’ Mallomo ini juga diakui di tingkat nasional dengan menempati peringkat ke-16 se-Indonesia. Capaian ini menegaskan posisi Sidrap sebagai salah satu lumbung pangan dan pusat pertumbuhan ekonomi yang stabil di Indonesia Timur.
Selain di bidang ekonomi, komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam menjaga kelestarian lingkungan turut membuahkan hasil. Sidrap berhasil meraih Penghargaan Adipura untuk kategori Kabupaten Bersih tahun 2025.
Dalam skala nasional, efektivitas pengelolaan sampah dan kebersihan tata kota Sidrap berhasil menembus peringkat ke-20 se-Indonesia. Penghargaan ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan hidup.
Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi tinggi kepada kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sidrap. Ia berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi daerah lain di Sulsel untuk terus berinovasi.
“Prestasi PDRB dan Adipura ini menunjukkan bahwa pembangunan di Sidrap berjalan seimbang antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan,” kata Andi Sudirman Sulaiman.
Sementara itu, Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif menyatakan bahwa penghargaan ini dipersembahkan untuk seluruh masyarakat Sidrap yang telah bekerja keras dan mendukung program pemerintah.
Syaharuddin Alrif menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan warga di masa mendatang. (*)
