BentengNews.Com--Harapan penggila balap Indonesia menyaksikan aksi Veda Ega Pratama yang punya modal bagus di seri Moto3 Australia 2026 harus kandas karena cuaca buruk.
Balapan semula dijadwalkan mentas Minggu (25/10/2026) pukul 11.00 waktu Australia atau 07.00 WIB.
Namun, hujan deras yang membuat jarak pandang menjadi pendek memaksa balapan harus ditunda.
Sempat beberapa kali dijadwalkan ulang, akhirnya sesi balapan kelas Moto3 dan Moto2 resmi dibatalkan.
Hal itu diumumkan MotoGP lewat media sosial mereka.
"Sembari menunggu jarak pandang semakin meningkat, pembukaan pitlane untuk kelas MotoGP akan dilakukan pukul 16.00 waktu setempat (14.00 WIB)" tulis MotoGP.
"Penundaan akibat terbatasnya jarak padang yang mengganggu kerja helikopter medis ini memaksa balapan Moto3 dan Moto2 dibatalkan," sambungnya.
Kondisi ini jelas sangat antiklimaks untuk pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama.
Sejatinya Veda punya modal yang sangat bagus untuk menggondol kemenangan.
Bagaimana tidak? Pemuda berusia 17 tahun itu sukses mengamankan pole position usai sesi kualifikasi kemarin.
Start dari posisi terdepan, Veda bahkan mengungguli juara Moto3 2026, Maximo Quiles.
Masalah cuaca memang sudah mengganggu seri Australia sejak kemarin Sabtu.
Sejumlah pembalap sudah mengeluhkan sulitnya menjinakkan Sirkuit Phillip Island yang basah karena air hujan.
Salah satu yang mengeluh adalah pembalap debutan Red Bull KTM Ajo, Brian Uriarte.
"Pagi ini (Sabtu), saya merasa sangat kuat di trek basah," ujar Uriarte dilansir Juara.net dari Red Bull KTM Ajo.
"Untungnya, saya tidak mengalami cedera yang parah usai insiden tersebut."
"Lanjut ke sesi sore, sesi kualifikasi tidak berjalan sesuai dengan kemauan kami."
Baca Juga: Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026 - Insiden Buyarkan Serunya Duel Marc Marquez Vs Martin
"Kondisi trek benar-benar sulit untuk dijinakkan dan jarak waktu antar-pembalap tidak terlalu jauh," tambahnya.
Meski Moto3 Australia 2026 berakhir antiklimaks, Veda tetap layak mendapatkan jempol.
Keberhasilannya menggondol pole position menjadi sejarah besar untuk dunia balap Indonesia.
Di sisi lain, Veda juga sukses memecahkan buku rekor timnya.
Finis ke-6 pada seri Indonesia kemarin, Veda resmi melangkahi pencapaian Ai Ogura sebagai debutan terbaik Honda Team Asia.(*)
